agak sedih ketika gue niat buat blog baru (karena blog gue yang keren itu gue lupa passwordnya apa) malah jadi blog tempat curhat gue dan blog ini sangat mendayu-dayu.
padahal intinya blog ini bakal jadi blog yang ngelawak :"(
mari kita mulai!
...Oke gue lupa.
Hngg jadi gini, karena gue dan temen-temen gue terlalu banyak melakukan kecoloan. Jadilah, kecoloan itu makanan sehari-hari kita. kalo pengen tau siapa aja manusia-manusianya? buka aja www.radhilsworld.blogspot.com.
Oh ya jadi sekarang nambah satu anggota baru namanya Hafisyah Rahmat Putra. penasaran? yaudah.
Jadi waktu itu gue sama Nailah Hanifah dan Hafisyah Rahmat Putra lagi pergi ke Central Park ceritanya mau beli barang buat tuker-tuker kado ala orang unyu gitulaaah sama seseorang. Nah ceritanya yang mau tukeran kado gue, tapi gue buat team karena yang gue tau. THREE IS BETTER THAN ONE. Lagi, Power Ranger menang karena mereka punya Team.
Perjalan dari 78 ke CP diawali dengan kemulusan, naik 91 bayar seribu per orang dan kita cerita-ceriti di Bus. pengalaman gue nyasar sama Hany (kalo mau tau ada kok di post pertama) dan 91 berhenti, kita melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. perjalanan dilalui dengan mulus dan soundtrack Ninja Hatori, maupun Sinchan. Hafis hanya bergumam, dia baru tau.
di CP pun biasa aja, cuma nyari ke Gramedia. ketemu, dan pulang.
Tapi pas pulang, ini tidak biasa.
Gue, Madu (Hany), dan Pipis (Hafis) berjalan tertawa-tawa seperti ABG bahagia. turun dari eskalator, keluar lobby.
sampe dimana kita bertemu dengan bellboy ganteng.
oke mari di perjelas
BELLBOY GANTENG
average-nya, bellboy itu ngga mungkin seganteng itu. bellboy ngga mungkin seputih itu dan dia cuma punya satu jerawat diatas alisnya.
bellboy yang tidak wajar.
dan tiba-tiba dia mendekat kearah kita. awalnya ngga ada yang ngerasa dia ada, bahkan keberadaannya tak dianggap
tapi dia datang secara tiba-tiba.
BG (Bellboy Ganteng): "Misi nih, saya mau nanya-nanya. disekolah kalian belajar wiraswasta ngga?"
dari pertanyaan doi bisa kita telaah kalo ini bukan seorang bellboy biasa.
karena kerjaan bellboy itu
1. bukain pintu mobil
2. bukain pintu mobil, dan senyum sama penumpang
3. tutupin pintu mobil
4. dan menunggu mobil.
dan dia
1. membuka pintu mobil
2. bukain pintu mobil, dan senyum sama penumpang
3. tutupin pintu mobil
4. introgasi anak-anak ucul.
M(Madu, Hany): "Ah, ngga.. kita ngga belajar itu"
P(Pipis, Hafis): "Iya, kita cuma anak SMA biasa."
G(Gue, Kece, Dhila): *Ngangguk-ngangguk*
M: "Kalo mau tau, itu namanya SBM..."
G: "Iya, SBM itu adanya di ITB, saya mau masuk sana" *sekalian curcol*
BG: "Oh, gitu ya? kalo gitu saya mau nanya-nanya dikit dong. kalo buat wiraswasta itu KWH atau KWA ya?"
M: *dengan sotoy* "Sepertinya Kwh, he-eh kwh"
G&P: *diam*
BG: "Oh gitu, tapi bukannya Kwh itu KiloWatt Hour ya?"
*JENG JENG*
Bellboy biasa adalah bellboy yang bahkan tidak peduli dengan anak SMA yang belajar tentang wirausaha.
atau dia mungkin tidak tahu kepanjangan KWH.
dan dia mengucapkan itu dengan fasih.
G: *menghirup udara ketidak benaran*
P: "Uh, gitu ya?"
BG: "Jadi gimana dong?"
P: "Sebentar mas, sebentar" *mengambil nafas* "Kenapa ya kok tiba-tiba nanya masalah ginian?
G: *menggebu-gebu* "Iya Mas! Ini aneh! ini janggal!"
BG: *salting* "Ngga, jadi gini, saya sama temen saya lagi berdebat soal ginian, saya pengen tau. tapi saya bingung tau dari siapa jadi saya nanya kalian"
alasan yang sangat tidak masuk akal kan teman?
tidak masuk akal
*soundtrack spongebob*
dan yang terpenting, tatapan bellboy tampan itu bukan mengarah ke kita, tapi kebelakang kita!!!
entah ada apa disitu. adakah kamera tersembunyi disitu?
dan gue langsung memotong
G: "Wah, masalahnya maaf ya Mas kita cuma SMA negeri bukan SMK. dan kita ngga tau, jadi daripada mas susah-susah mending mas search di GOOGLE disitu mas bisa cari apapun, jadi kita pergi dulu ya Mas. daaaadaaah..."
M: *ikutin sambil ngangguk-ngangguk dan berlalu*
P: *mengikutin madu*
M: "Jangan lupa Mas nyari di Google...."
dan kita bertiga pergi, dengan mengucapkan jangan lupa mas cari di google
padahal google begitu keren.
dan beberapa langkah dari itu, kita malah pengen balik karena berharap dapet duit.
cerita lain bersambung ya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar