Ia datang, langsung duduk di meja kesukaan-nya. Ditemani coklat panas dan kue kering.
Selalu terlihat menunggu, dan menunggu. Entah kehadiran siapa yang ia tunggu.
Aku mengamati dari 3 meja disamping-nya. Sambil ditemani koran yang baru kubeli dari penjual koran di lampu merah.
Selalu terlihat mengamati, dan mengamati. Mengamati kehadiran-nya.
Ia biasanya menghabiskan sekitar 3 jam disana. Hanya duduk di meja-nya tanpa memesan apa-apa lagi.
Seperti sudah cukup puas dengan pesanan awal-nya. Jadi ia hanya bergelut dengan fikiran-nya.
Aku biasanya menghabiskan sekitar 4 jam disini. Seringkali aku terlihat memesan beberapa makanan atau minuman, tidak hanya duduk di meja.
Aku seperti tidak puas dengan pesanan awal-ku. Dan tidak hanya bergelut dengan fikiran-ku.
Tidak seperti biasanya hari ini ia datang tanpa membawa apa-apa, hanya dompet kecil di tangan kiri-nya.
Tapi aku tetap seperti biasanya, datang dengan barang bawaan-ku.
Tapi iya tetap memesan coklat panas dan kue kering. Namun tanpa apa-apa, ia hanya memandangi jendela besar. Melihat mereka yang sibuk berjalan.
Dan aku kali ini aku mengangganti makanan kesukaan-ku dengan menu baru. Aku sibuk membaca berita dari koran yang baru kubeli pagi tadi.
Kali ini entah karena kedatangan dewi fortuna, ia menatap-ku.
Dan aku balas menatap-nya, lama.
Ia mengerjapkan mata beberapa kali, seperti menahan air yang akan turun di pipi-mu.
Tapi aku tetap menatap-mu, lama, tanpa berkedip.
Akhirnya sampai di titik dimana ia membuka mulut-nya, memanggil-ku perlahan namun cukup jelas untuk kudengar.
"Tolong jangan pergi lagi"
Kamis, 02 Januari 2014
menulis
menulis, satu kata yang sangat berarti untuk saya. menulis apapun, entah itu cerita, dongeng, curahan hati, agenda, resolusi atau mungkin hanya sekedar menulis catatan pelajaran yang tertulis di papan tulis atau proyektor.
saya terbiasa menulis sejak saya kecil, dari hanya beberapa huruf singkat sampai sebuah cerita yang tidak masuk akal. tapi saya menyukai-nya.
menulis adalah hidup saya.
saya bisa menulis kapan saja
dari pagi hingga tengah malam.
dan kata tidak pernah bosan. walau saya hanya menulis kata yang terus menerus saya ulang, atau saya hanya memulai-nya dengan sebuah titik.
saya suka menulis
dan ia selalu ada
seperti saat ini saya sedang menulis sesuatu yang tidak jelas arah dan tujuan-nya.
saya terbiasa menulis sejak saya kecil, dari hanya beberapa huruf singkat sampai sebuah cerita yang tidak masuk akal. tapi saya menyukai-nya.
menulis adalah hidup saya.
saya bisa menulis kapan saja
dari pagi hingga tengah malam.
dan kata tidak pernah bosan. walau saya hanya menulis kata yang terus menerus saya ulang, atau saya hanya memulai-nya dengan sebuah titik.
saya suka menulis
dan ia selalu ada
seperti saat ini saya sedang menulis sesuatu yang tidak jelas arah dan tujuan-nya.
Langganan:
Postingan (Atom)