banyak yang berucap ini akhir
ini yang terakhir
ini paling akhir
dengarlah yang terakhir
tapi apakah akhir itu ada?
kecuali saat nyawa tidak bersatu dengan raga?
mereka membuat batas
mereka pula yang berteriak keras
lalu mengapa mereka masih memaksa?
mengapa tak dihilangkan saja?
mengapa harus mempertahankan emosi semata?
pada akhirnya mereka akan kalah
dan menjilat apa yang telah diucapkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar